Sejarah Singkat Pendirian

Sharing is caring!

Industrialisasi adalah salah satu pilar kehidupan moderen. Manusia menemukan peradabannya yang lebih maju dengan lahirnya berbagai industri yang terus tumbuh dan berkembang. Hal ini menimbulkan tantangan baru bagi manusia. Di satu sisi, manusia diuntungkan dengan adanya kondisi ini, namun di sisi lain, manusia menerima dampak negatifnya dari lahirnya industrialisasi ini. Banyak dampak negatif yang terjadi, berupa munculnya masalah-masalah sosial, seperti pengangguran, kesenjangan sosial yang melahirkan para penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Bertolak dari latar belakang tersebut, sejumlah orang yang terdiri dari aktivis sosial, akademisi, mahasiswa, buruh sepakat untuk membentuk sebuah lembaga pelayanan sosial, bukan hanya sekedar untuk menyikapi permasalahan tersebut, namun ingin menerapkan dan mensosialisasikan secara luas konsep pelayanan sosial yang berlandaskan etika profesi dan keilmuan pekerjaan sosial, khususnya pekerja sosial industri.

Pada 01 Februari 2012 di Bandung dibentuklah sebuah lembaga pelayanan sosial berbentuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bernama LSM Bahana Karya Insani disingkat LSM Bahana. LSM Bahana dalam kegiatan dan programnya akan menerapkan segala aspek yang dianut dalam praktek pekerjaan sosial industri.

Selanjutnya, LSM Bahana akan terus berkembang dan bekerjasama dengan semua pihak melakukan pelayanan sosial yang partisipatif dan aspiratif, lewat moto yang diadopsi dari model pelayanan dan bantuan partisipatif: Helping People to Help Themselves.

Sharing is caring!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*