Diskusi Perburuhan Jelang Mayday 2013

Sharing is caring!

Bandung (MaI) – Dikusi Perburuhan masih menarik untuk disimak dan diperbincangkan. Hal ini terlihat dari berlangsungnya dialog interaktif di Cafe Pasar Cisangkuy, Jl. Cisangkuy Bandung (26/4) siang. Dialog Interaktif yang bertema: “Mencari Solusi Penyelesaian Permasalahan Perburuhan Perspektif Pekerjaan Sosial dan Pendidikan Kaum Buruh”.

Acara ini dimaksudkan menjadi bahan restraospeksi jelang peringatan Hari Buruh Internasional (Mayda) pada 1 Mei 2013 dan terselenggara atas kerjasama LSM Bahana Karya Insani, LSM Bhuwana Cendekia dengan Parijs van Java TV (PJTV) yang dihad`q1iri oleh para aktivis buruh, pemerhati pendidikan, mahasiswa.

Bertindak selaku pembicara, yaitu: Ahmad Farhan Aditya (Dir. Eksekutif LSM Bahana Karya Insani), Rangga Suparnata (Direktur Eksekutif LSM Bhuwana Cendekia), Atta (PP Gabungan Solidaritas Perjuangan Buruh-GSPB) dengan Maulida Lidya  selaku Host.

Rangga Suparnata pada kesempatan tersebut mengatakan Peringatan Mayday sah-sah saja dilaksanakan, namun harus lebih menekankan pada dialog yang intensif dan dinilai lebih efektif serta menghindari adanya aksi anarkhisme dan vandalisme. Sementara itu, Farhan Aditya mengatakan bahwa penyelesaian masalah perburuhan bisa dilakukan dengan pendekatan pelayanan sosial keluarga buruh dan kaum buruh itu sendiri. Menurut Mahasiswa Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial ini permasalahan buruh bisa melibatkan pihak perusahaan dengan mendanai sejumlah program pemberdayaan dan pelayanan sosial keluarga buruh. Hal ini mutlak meminta peran pekerja sosial industri. “LSM Bahana Karya Insani siap menjadi mitra serikat buruh untuk menerapkan pelayanan sosial dalam keluarga buruh untuk mencapai kesejahteraan buruh” pungkasnya.

Hal lain diungkapkan oleh Atta. Ia menekankan bahwa buruh melakukan unras karena ingin memperjuangkan haknya dan di dalam momentum Mayday itu, kaum buruh menyampaikan secara serentak. “Buruh mengekspresikan aspirasinya dinilai efektif lewat aksi massa karena bila melalui perwakilan tidak akan tersampaikan”’ tandasnya.

Disalog berlangsung diinamis dengan munculnya beberapa pertanyaan seputar pentingnya peran pekerjaan sosial dan pendidikan bagi kaum buruh.

Dialog ini rencananya akan disiarkan di PJTV Bandung pada Selasa, 30 April 2013 Pukul 17.30 s.d. 18.30 WIB di Acara Dialog Simpang Braga Spesial Perburuhan. (Gumi/MaI)

Sharing is caring!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*